Selasa, 03 Mei 2011

Oooh gampangnya cek konfigurasi slot memory di server Solaris

Apa kabar gen muda ?
Semoga sehat selalu deh sekeluarga...
Selamat Hari Buruh sedunia buat para CommUNIXy yang masih jadi buruh hehehe...

Pagi ini NgoprekUNIX dapat rekues dari user untuk lihat konfigurasi server Solaris doi. Soalnya ada kebutuhan untuk capacity planning sehubungan dengan utilisasi memory yang mulai cengap-cengap. Ini kayaknya berita bagus karena tandanya investasi beli server dulu gak mubazir hehehe. Iya dong, percuma lah beli server mahal-mahal kalau punya memory gak terpakai alias idle aja. Sisi lain ini yang kadang-kadang dilupakan para pemilik server, kayaknya kurang bersyukur ciye ile... Soalnya, ini juga pertanda bahwa bisnis mulai growth atau tumbuh seiring dengan pertambahan user aplikasi tersebut. Catatannya, kalau kondisi aplikasi dan hardware memang sehat wal afiat lho...

Pernah kepikiran buat cari tahu konfigurasi DIMM (Dual In-line Memory Module) atau keping memory ? Lantas, apa kegunaanya khan yang seringkali dibutuhkan hanya besaran dari RAM tersebut ? Konfigurasi slot ini sangat bermanfaat ketika Anda berencana untuk upgrade kapasitas memori server. Jika semua slot sudah terisi, maka slot mana lagi yang bisa Anda isi dengan keping memory baru ? Okeh, tergambar ya manfaatnya. Kalau masih penasaran gimana caranya, pantengin terus deh...

Oh ya, gen muda pasti tahu dong koman untuk cek besaran memory fisik atau RAM ? Tanpa bermaksud menggarami air laut, NgoprekUNIX mengingatkan beberapa alternatif koman berikut :

Apa bedanya dua koman tersebut ? Koman "prtdiag" hanya bisa dieksekusi dari superuser (ROOT), sedangkan "prtconf" dapat dieksekusi oleh ordinary user atau user biasa-biasa saja. So, artinya kalau di tempat gen muda agak susah dapat akses ROOT karena ketatnya ketidakbijaksanaan sekuriti ya cukup deh pakai koman "prtconf". Adapun "prtdiag" ini termasuk koman sakti untuk diagnostics keberadaan hardware problem.

Nah, sekarang NgoprekUNIX masuk ke inti dari corat-coret kali ini. Sekedar mengingatkan bahwa kedua koman di atas tidak memberikan gambaran utuh soal konfigurasi fisik dari slot-slot memory pada server SUN Solaris. Sedikit membandingkan dengan server IBM AIX, koman AIX lebih memberikan gambaran utuh terkait dengan kebutuhan pemetaan slot memory tersebut tanpa perlu adanya tools tambahan. Gen muda cukup dengan menggunakan koman standar "lscfg -vp" seperti contoh berikut :


So, gimana neh akhir cerita dari memconf ? Oh ya, jadi ngalor ngidul sih... Maksudnya NgoprekUNIX baik koq, biar gen muda dapat gambaran utuh komparasi antara Solaris dan AIX. Koman memconf bukan bawaan asli dari Solaris, melainkan perl script yang dikembangkan oleh third party. Untuk source-nya gen muda dapat download disini.

Nah, tampilan hasilnya sbb :


Wah, sepertinya slot memory server ini habis. Itu juga kalau tebakan dari memconf bener ya. Kalau benar, berarti metode upgrade yang bisa dilakukan adalah dengan cara replace existing DIMM dengan yang baru sebagian atau seluruhnya disesuaikan dengan kebutuhan dan bajet tentunya.

Jangan lupa, ada catatan untuk tool memconf ini belum tentu benar euy hihihi... Anyway semoga bermanfaat deh...
 
Salam NgoprekUNIX,

2 komentar:

  1. Bung Admin,
    Apakah dengan command tsb bisa digunakan untuk melihat memory pada slot mana yang bermasalah.

    Mohon pencerahannya.

    Bravoooo,
    86

    BalasHapus
  2. untuk melihat slot yang bermasalah gunakan koman "prtdiag -v"...

    BalasHapus